PERNYATAAN RESMI XIAOMI TERKAIT REDMI NOTE 4 YANG MELEDAK


Inilah pernyatan resmi Xiaomi terkait redmi note 4 yang meledak Beberapa waktu lalu. Video Xiaomi Redmi Note 4 yang meledak maya di sebuah toko di Bangalore, India ramai dibicarakan di dunia Terekam dalam sebuah video, smartphone itu meledak saat pemilik toko hendak memasukkan kartu SIM. Sebelumnya, Tak hanya kali ini perangkat Xiaomi meledak. Sebelumnya, sudah ada insiden Xiaomi Mi 4i dan Mi Band  


Setelah kejadian Redmi Note 4 meledak, Xiaomi, melalui perwakilannya di Indonesia akhirnya angkat bicara. Dalam keterangan persnya yang diterima Hitek203 belum lama ini Xiaomi telah menyelidiki dari gambar dan video yang beredar  dan setelah penyelidikan menyeluruh, perusahaan tak bisa memvalidasi sumber video yang beredar online itu. Hal ini karena video tersebut tidak ada kaitannya dengan kasus ini dan asalnya bukan dari toko Poorvika. Lebih lanjut, perusahaan yang bermarkas di Beijing, Tiongkok itu juga tidak bisa memastikan apakah kejadian yang digambarkan dalam video tersebut melibatkan perangkat Xiaomi.
Namun, atas dasar keamanan pelanggan, Secara resmi mereka menyatakan bahwa insiden meledaknya perangkat Xiaomi di India karena ada kerusakan charger dari pihak ketiga.
Pihak Xiaomi telah melakukan penggantian unit Redmi Note 4 baru untuk pemilik smartphone. Meski begitu, perusahaan terus melakukan investigasi mendalam terkait penyebab meledaknya smartphone.
 "Keamanan pelanggan merupakan hal terpenting. Kami bersama Poorvika telah mengganti unit yang rusak dengan Redmi Note 4 yang baru," demikian pernyataan pihak Xiaomi.


Insiden meledaknya Xiaomi Redmi Note 4 pada 17 Juli lalu ini terekam CCTV di gerai Poorvika. Sekadar informasi, Poorvika merupakan gerai resmi Xiaomi di India.

Ponsel pintar buatan Cina itu meledak saat karyawan gerai mencoba memasukkan kartu SIM ke dalam ponsel. Tiba-tiba saja ada semburan api yang keluar dari Xiaomi Redmi Note 4. Karyawan sontak melempar ponsel, sedangkan pemilik ponsel langsung menjauhkan diri.

 Seperti dilansir laman berita teknologi Phone Radar, ponsel tersebut adalah varian dengan random access memory (RAM) sebesar 3 gigabite dan memori internal 32 gigabite.


Setelah kejadian itu, Poorvika langsung melaporkan peristiwa meledaknya Xiaomi Redmi Note 4 kepada Xiaomi Service Center. Begitupun pemilik kejadian yang melaporkannya kepada polisi.
Demikianlah pernyatan resmi Xiaomi terkait redmi note 4 yang meledak beberapa waktu yang lama, bagaimanapun juga kehati-hatian kita sebagai konsumen adalah yang paling utama, terkait mutu produk dan minat kita terhadap produk kembali kita serahkan kepada pembaca sekalian.


Komentar